Soal “Cair Dana Eks – PNPM 165 Juta” UPK Soleman Selly Akui Telah Jalani Pemeriksaan Inspektorat

Foto: Inspektur - Inspektorat Kab. Rote Ndao. ARKALAUS LENGGU,S.Pd, M.Si

Soal “Cair Dana Eks – PNPM 165 Juta” UPK Soleman Selly Akui Telah Jalani Pemeriksaan Inspektorat

Rote Ndao – Pena Emas.com – Pasca Clossing program PNPM-MP tahun 2015 terkait dana Rp. 8 Milyard lebih yang tersimpan dalam dua Rekening Bank. Antara lain 2 Kecamatan menggunakan rekening BRI Baa Rote dan 8 Kecamatan tersimpan pada rekening Bank NTT Rote Ndao.

Dana yang tersimpan pada rekening tersebut sejak Desember 2015 dilakukan pembekuan dan pemblokiran seturut dengan pengakhiran program PNPM-MP, Namun Tahun 2017 lalu terjadi pencairan oleh UPK dan pihak Bank NTT yang di duga tidak prosedural dan bertentangan dengan SOP.

Ketua UPK Rote Barat Laut Soleman Selly dan pihak Bank NTT telah melakukan proses pencairan dana kelompok UEP-SPP PNPM – MP sebesar Rp. 165 Juta seperti sebelumnya dilangsir Pena Emas.com edisi 15 dan 17/05.

Kepada Pena Emas.com – Ketua UPK Soleman Selly. Mengakui soal pencairan dana Eks PNPM tersebut dan telah menjalani pemeriksaan oleh Inspektorat Kabupaten Rote Ndao. sebagaimana petikan wawancara Wartawan (W) dengan UPK Soleman Selly (S) dan konfirmasi sumber terkait.

W)  Pasca Closing program Dana UEP-SPP, PNPM-MP Tahun 2015 pak adalah UPK Kecamatan Rote Barat Laut ?

S)  Memang benar saya sendiri selaku Ketua UPK PNPM-MP saat itu.

W)  Sebagai Ketua UPK, mengetahuikah bahwa dana PNPM-MP tahun 2015 sudah dibekukan dan Rekening di blokir.?

S)  Ya benar pengakhiran program di Tahun 2015 dan sudah adanya pemblokiran Dana namun karena permintaan BPMD melalui Kepala Badan (Kaban) maka selaku UPK tetap saya cairkan.

Pencairan tersebut dilakukan karena ada rekomendasi dari BPMD.
Berdasarkan rekomendasi itu dulu baru saya pergi cairkan

Benar bahwa dana sudah diblokir tapi karena ada surat rekomendasi maka uang itu bisa dicairkan.

W)  Proses pencairan waktu itu di bank mana.?

S)  Pencairan di Bank NTT Ba’a. Sebelum ke Bank saya datangi BPMD dan di anjurkan ke bank karena sudah ditunggu pihak Bank NTT.
Setelah proses pencairan dana berjumlah Rp. 165.000.000.00,- langsung serahkan ke Kepala BPMD, Jeremia A.J Mesakh,SE (Almarhum-red) tanpa dibuat bukti tanda terima atau kwitansi penerimaan uang dan saya pergi tingalkan Kaban.

Sebelum di proses pencairan saya juga dikontak oleh Ady Radja selaku Fasilitator Keuangan saat program PNPM berjalan dan dimintai oleh Kepala BPMD untuk cairkan dana SPP berjumlah Rp. 165.000.000,-

Pencairan dana ini. Selain, UPK Kecamatan Rote Barat Laut, Hal yang sama dilakukan juga oleh UPK Kecamatan Rote Timur

W)  Rekomendasi yang di terima itu dari Kepala BPMD atau Bidang ?

S)  Waktu itu rekomendasi bukan dari Kepala BPMD tetapi dari Pak Tatas Medimesa Pello,S.Sos

Dasar Specimen, dan rekomendasi dari BPMD dengan pihak Bank NTT seperti apa saya Cuma diarahkan ke bank oleh Kepala Badan untuk cairkan dana sejumlah yang tertera di Specimen

W)  Apa ada proposal dari kelompok, jika ada kenapa dana itu tidak disalurkan ke kelompok?

S)  Dana yang telah dicairkan tidak disalurkan karena permintaan Kaban bahwa dana Rp.165 juta itu di peruntukan bagi keperluan pemekaran desa di Kecamatan Rote Barat Laut

Dana yang dicairkan tidak ada yang masuk ke Kas UPK karena setelah cair dananya saya serahkan semua ke Kepala BPMD.

Saya pikir sudah akhir dari program sehingga kita juga tidak salah apalagi tidak satupun surat untuk kita tindaklanjuti terkait dana itu. selain itu, kita dibawah pihak BPMD jadi dana itu kita hanya sebagai UPK masih pegang rekeningnya tetapi seharusnya pengelolaannya; itu di BPMD.

W)  Sebagai UPK Kecamatan Rote Barat Laut, sudah berapa kali lakukan pencairan

S)  Baru 1(Satu) kali pencairan yakni Tahun 2017, dan proses pencairan itu seharusnya yang turut tanda tangan pada specimen pencairan sebagai Ketua, Soleman Selly, Bendahara Nirmala A. Ledoh dan Jacob Z. Logo selaku Ketua Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD).

Kita 3 orang yang mestinya menandatangani namun kedua rekan berada di Kota Kupang maka BPMD keluarkan surat rekomendasi untuk mewakili guna pencairan tersebut.

W) Berapa Total dana untuk Kecamatan Rote Barat Laut. pasca Closing Program.?

S)  Dana memang banyak tapi yang saya cairkan itu dari Sumber SPP tapi dari dana untuk UEP belum. Dana yang dicairkan peruntukan seperti apa oleh BPMD itu saya tidak tahu lagi karena kewenangan kami sebatas pegang rekening dan tanda tanggani Specimen, namun berdasarkan rekomendasi itulah baru dana bisa dicairkan

W)  informasinya sudah dipanggil Inpektorat apakah diperiksa terkait pencairan dana Rp.165 juta atau soal apa ?

S)  Ia benar saya dipanggil dan diperiksa oleh Inspektorat Kabupaten Rote Ndao untuk dimintai keterangan tahun 2019 lalu, saya sudah sampaikan juga ke Inspektorat dan Dinas PMD sesuai kronologi ”beta sudah dapat pangilan dari PMD dan Inspektorat dan ceritra sesuai kronologisnya bahwa Tahun 2015 pengakhiran program PNPM tetapi selaku ketua UPK masih pegang bukunya dan saya diminta oleh pak Kabag, Jeremia A.J Mesakh, SE untuk lakukan pencairan dan pencairan terjadi Tahun 2017 dan Hasil pemeriksaannya saya hanya diberi catatan saja.

Menurut Mantan Tenaga Ahli Bidang Pengembangan Ekonomi Desa PNPM-MP Kabupaten Rote Ndao, Filadelfia Fiah,SE mengatakan, Dana PNPM-MP pasca Closing Program Tahun 2015 sekitar 8 Miliar Lebih, harusnya dana itu tidak bisa digunakan karena sudah dibekukan

Aturan pencairannya harus melibatkan 3 orang dalam kepengurusan UPK serta wajib disertai Rekomendasi dari dinas PMD. Saat pencairan pun mengacuh pada Proposal usulan kelompok UEP atau SPP.

Faktanya Dana itu sudah dibekukan tidak pernah ada yang namanya proposal pengajuan dari kelompok-kelompok maupun SPP; Tiba-tiba ada pencairan itu menjadi dugaan bahwa UPK dan BANK NTT melakukan pencairan tidak sesuai dengan SOP.

Kemudian Kepala Bank NTT Rote Ndao, Sandry Baralay,SE meyakini semua proses pencairan telah memenuhi mekanisme dan sesuai SOP internal. ” beta yakin bahwa semua yang dicairkan pasti ada Administrasi yang terpenuhi”. Katanya.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Rote Ndao, Yames M.K Therik,SH, Ketika Dikonfirmasi Diruang Kerjannya Kamis (14/5) lalu terkait pencairan Dana SPP PNPM-MP Kabupaten Rote Ndao Tahun 2017, Ia mengatakan, Dirinya ” No Coment” tetapi sampai saat ini Bank NTT belum bisa meyakini dan menunjuhkan selembar kertas yang dapat dijadikan dasar bahwa Dana itu sudah dicairkan. Tegas Therik.

Sementara Inspektur Inspektorat Kabupaten Rote Ndao A.H.Lenggu,S.Pd,M.Si saat dikonfirmasi Sabtu (16/5), Ia mengakui kalau pihak inspektorat telah melakukan pemeriksaan terhadap Ketua UPK Kecamatan Rote Barat Laut Solemen Selly.

Ia menjelaskan, pemeriksaan tersebut atas dasar permintaan Dinas BPMD melalui Bupati Rote Ndao sedangkan hasil pemeriksaan secara rinci masih sedang dalam penanganan Tim Inspektorat. Jelasnya. (PE/memo/riyan)

kemana dan ada pada siapa uangnya ikuti edisi selanjutnya…!!!”

Tetap Terhubung Dengan Kami:

Pos terkait