SOAL ” Cair Dana Eks PNPM – MP” yang dibekukan, Kadis PMD Tantang Bank NTT.

Kadis PMD Kab. Rote Ndao Yames M.K.Therik,SH

SOAL ” Cair Dana Eks PNPM – MP” yang dibekukan, Kadis PMD Tantang Bank NTT.

Rote Ndao – Pena Emas. Com
Soal dicairkannya dana Eks PNPM- MP oleh Bank NTT dan dua UPK Kecamatan tahun 2017 yang lalu, Dinas PMD tantang Bank NTT yang mengakui hal pencairan sudah sesuai SOP.

Setelah pembekuan rekening tidak ada lagi aktifitas apapun pada Unit Pengelolah Kegiatan (UPK) walaupun UPK belum dibubarkan atau tetap berjalan. Baik itu rekening operasional UPK maupun UEP-SPP – UPK sampai saat ini belum dibekukan oleh PMD tetapi rekening UEP-SPP itu Dinas PMD sudah bekukan sejak Tahun 2015.

Demikian hal ini ditegaskan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa(PMD) Kabupaten Rote Ndao, Yames M.K Therik, S.H saat di konfirmasi di kantor PMD Senin(18/5) sekitar pukul 11:18 wita

Kepada Pena Emas com. Yames Therik, secara tegas mengatakan, Terkait Dana Eks PNPM – MP dua UPK Kecamatan pada saat pengakhiran program itu ditindak lanjuti dengan Pembekuan Rekening.

“Setelah pembekuan rekening tidak ada lagi aktifitas apapun pada teman-teman UPK, Tapi UPK belum dibubarkan atau tetap berjalan. Baik itu, rekening operasional UPK maupun UEP-SPP – UPK sampai saat ini belum dibekukan oleh PMD tapi rekening UEP-SPP itu Dinas PMD sudah bekukan Tahun 2015, Itu ada suratnya kita bekukan 2015 dan 2016″. Ujar Therik.

Selanjutnya. Yames Therik, mengakui dirinya merasa heran terjadinya pencairan dana pada Tahun 2017. Secara jujur bahwa waktu itu saya belum di tempatkan di PMD selaku Kadis, tapi anehnya pihak Bank NTT menyatakan kalau saya pernah ikut rapat soal dana tersebut di Bulan Maret, Tahun 2019. Tuturnya. Sambil mengulangi pernyataan pihak Bank NTT Rote Ndao yang mengatakan kalau Bank NTT mencairkan uang itu sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Selain itu sangat disayangkan hal itu turut diakui oleh Kedua UPK yakni UPK Rote Timur dan Rote Barat Laut bahwa dana yang dicairkan sudah sesuai Prosedur karena ada rekomendasi dari Dinas PMD. Kata mantan camat Lobalain ini.

Soal peruntukan dana sebesar Rp.365.000.000,- yang di cairkan oleh kedua UPK dari Bank NTT tahun 2017 itu. Yames Therik menjelaskan, Sesuai dengan peruntukannya. Maka, dana tersebut harus ada pada kegiatan Simpan Pinjam bukan di serahkan ke dinas sebagaimana pernyataan UPK Rote Barat Laut, Soleman Selly. Tegas Therik.

Selanjutnya menurut Yames Therik, secara kelembagaan Dinas PMD sudah bersurat kepada Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Inspektorat Kabupaten Rote Ndao, guna telusuri dan melakukan Pemeriksaan terhadap dua UPK tersebut.

” Kami sudah bersurat ke Inspektorat,
surat dari Dinas PMD sudah sejak Bulan Mei 2019. sejaumana hasil pemeriksaannya, itu yang kita belum tahu” ujar Yames.

Saya tidak memberikan pernyataan yang meluas namun kita serahkan kepada APIP INSPEKTORAT Rote Ndao yang akan memberikan hasil pemeriksaan terhadap dana yang telah di cairkan dua UPK tersebut. Tambahnya.

Secara terpisah. Kabid Usaha Ekonomi Desa (UED) dan PKP Dinas PMD Rote Ndao, Ronal Taulo, melalui
Kasie Usaha Ekonomi Desa (UED) Dinas PMD Kabupaten Rote Ndao, Max Langga, Sesuai hasil print out rekening koran dana Eks PNPM-MP kondisi terakhir tanggal, 26 Desember 2019 Sisa Dana setelah UPK Kecamatan Rote Barat Laut dan Kecamatan Rote Timur melakukan pencairan. Total Sisa Saldo Rp. 8.434.216.809.00,-

Dengan rincian UPK PNPM MP Kecamatan Rote Barat Laut, Soleman Selly, melakukan pencairan pada Tanggal 3 Agustus 2017,Rp.165.000.000.00,-

sementara UPK PNPM MP Kecamatan Rote Timur, Migel Dite melakukan proses pencairan dua tahap dalam waktu yang sama yakni tertanggal 20 Nopember 2017

Pencairan pertama sebesar Rp. 20.000.000.00,- dan untuk pencairan kedua Rp. 180.000.000,- sehingga total pencairan kedua UPK menjadi Rp. 365.000.000.00,- dari Dana Eks PNPM – MP sebesar Rp. 8.799.216.809.00,-

(PE/memo/riyan)
Kemana dan ada pada siapa uangnya ikuti edisi selanjutnya”

Tetap Terhubung Dengan Kami:

Pos terkait