Dua Kampung Nelayan Rote Ndao Segera Dikembangkan, Papela dan Oenggae Jadi Prioritas

Reporter: 01ArQ 
| Editor: Redaksi
IMG 20260930 WA00012IMG 20260930 WA00012

ROTE NDAO, PENA-EMAS.COM — Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyiapkan pengembangan kawasan kampung nelayan sebagai bagian dari penataan wilayah pesisir dan penguatan ekonomi masyarakat.

Dari tujuh lokasi yang sebelumnya diajukan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao kepada pemerintah pusat, dua lokasi disebut akan segera mendapatkan penanganan, yakni Papela dan Oenggae.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, S.H., bersama Menteri Kelautan dan Perikanan RI dalam pertemuan di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Senin (28/9/2026).

Dalam pertemuan itu, Menteri Kelautan dan Perikanan memberikan arahan agar konsep pengembangan kampung nelayan di Rote Ndao diarahkan menjadi Kampung Lautra.
Konsep tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada penataan kawasan, tetapi juga dapat memperkuat aktivitas masyarakat pesisir, khususnya nelayan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Puji Tuhan, dari tujuh lokasi yang kami ajukan, saat ini akan segera dikerjakan dua lokasi, yaitu Papela dan Oenggae. Sementara lima lokasi lainnya akan dilakukan secara bertahap,” ujar Paulus.

Menurut Paulus, pengembangan kawasan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan infrastruktur kawasan pesisir sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.

Pengembangan Kampung Lautra juga diharapkan membuka ruang bagi penguatan sektor perikanan, usaha masyarakat pesisir, serta kegiatan ekonomi lainnya yang tumbuh di kawasan kampung nelayan.

Pemkab Rote Ndao akan menindaklanjuti arahan pemerintah pusat tersebut melalui koordinasi lintas sektor agar pembangunan di dua lokasi prioritas dapat berjalan sesuai rencana.

Sementara lima lokasi lain yang telah diajukan akan dikembangkan secara bertahap dengan menyesuaikan tahapan program dan dukungan pemerintah pusat.

Bupati Paulus berharap program tersebut dapat memberikan dampak langsung terhadap masyarakat pesisir, terutama dalam peningkatan aktivitas ekonomi, kualitas kawasan permukiman, serta kesejahteraan nelayan.

Pengembangan kampung nelayan ini sekaligus menjadi bagian dari agenda pemerintah daerah dalam menata kawasan pesisir Rote Ndao agar lebih produktif, tertata, dan mampu mendukung perekonomian masyarakat.

Pos terkait