BPS Rote Ndao, Alami Kendala Sensus Ekonomi di Tahun 2026 

Reporter: Ariyanto Tulle  
| Editor: Redaksi
IMG 20260904 WA0002IMG 20260904 WA0002
Foto: Ketua Pelaksana Sensus Ekonomi Tahun 2026, Katrin Edvirgis Beribe saat dikonfirmasi Media dikantor BPS Rote Ndao, Rabu(2/9/2026)Pukul 14:21 Wita

Rote Ndao, PENA EMAS.COM –Badan Pusat Statistik(BPS) Kabupaten Rote Ndao, baru saja mencapai target pelaksanaan pendataan sensus ekonomi Tahun 2026, mencapai 99,7 persen

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, adanya tingkat kesulitan yang menjadi hambatan kendala petugas sensus antara lain masih ditemukan ada responden atau masyarakat yang sama sekali tidak mau memberi data kepada petugas, responden sulit ditemui dirumah dan perlunya kehadiran Aparat dan Perangkat Desa setempat baru responden baru berikan data.

Bacaan Lainnya

Kepala BPS Kabupaten Rote Ndao, Yusti Siga, A.St., melalui Ketua Pelaksana Sensus Ekonomi 2026, Katrin Edvirgis Beribe, saat dikonfirmasi pada Rabu (2/9/2026)Pukul 14:21 Wita, saat dikonfirmasi Media di Kantor BPS Rote Ndao, Menjelaskan pelaksanaan pendataan berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Akibat kendala dan hambatan dari responden maka dari BPS Republik Indonesia memberikan penambahan waktu hingga Tangal 15 September 2026, bagi seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia.

” Data sudah secara keseluruhan terekap namun sebagian data belum akurat dari Masyarakat selaku responden”.Ucap Katrin

Foto: Ketua Pelaksana Sensus Ekonomi Tahun 2026, Katrin Edvirgis Beribe saat dikonfirmasi Media dikantor BPS Rote Ndao, Rabu(2/9/2026)Pukul 14:21 Wita

Sensus Ekonomi 2026, di Kabupaten Rote Ndao mencakup 11 Kecamatan, 112 Desa, dan 7 Kelurahan, namun baru capai target 99,7 persen.

Daerah Pendataan dilakukan oleh 131 petugas lapangan yang didampingi 20 petugas pengawas.

Setiap pengawas membawahi enam hingga tujuh petugas lapangan, sedangkan di setiap desa ditempatkan satu hingga dua petugas sesuai kebutuhan,” Jelas Katrin kepada Awak media

Ia mengatakan, data yang dikumpulkan meliputi kondisi ekonomi masyarakat, data usaha, serta data sosial ekonomi keluarga.

Diakui Ketua Pelaksana Sensus Ekonomi 2026, lewati ambang batas waktu yang diberikan namun Kelurahan Mokdale dan beberapa Desa di Kecamatan Rote Barat belum rampung datanya.

Hal demikian akibat dari wilayah yang luas, banyak usaha, dan juga fatalnya warga negara asing yang susah ditemui untuk pendataan.

Hingga berita ini dipublikasikan Kepala BPS Rote Ndao, Yusti Siga, A.St, belum berhasil dikonfirmasi Media, Informasi yang diperoleh dari Staf bahwa sementara mengikuti Zoom Metting dengan pihak BPS Republik Indonesia.

Pos terkait