LAGI,  Oknum Polisi diduga Jadi Pemasok Batu Gunung Ilegal ke Hotel Nihi Rote.

Reporter: *)tim 
| Editor: Redaksi
IMG 20260924 WA0007

ROTE NDAO, PENA-EMAS.COM– Dua oknum polisi R dan NH yang bertugas di Polres Rote Ndao Kembali di sorot usai 4 dump Truck mengantar batu gunung ke Hotel Nihi Rote tanpa dokumen PO (Purchase Order) dari Hotel Nihi dan DO (Delivery Order) dari pemilik Batu, Rabu 23 September 2026 sekitar Pukul 16.45 wita diduga kuat atas permintaan kedua oknum tersebut.

Kronologis Kejadian berawal dari laporan masyarakat di Dusun Sambuku Desa Baadale, Kecamatan Lobalain bahwa ada 1 Unit Excavator sedang lakukan penggalian batu gunung di area tersebut, dasar laporan tersebut media melakukan investigas dan di ketahui pemilik tanah adalah Mas T dan hasil galian di rencanakan akan di bawah ke Hotel Nihi sebanyak 30 ret Dump Truck.

Bacaan Lainnya

IMG 20260924 WA0008

Dasar Itu media bergeser ke Hotel Nihi untuk mengecek kebenaran pengiriman batu tersebut dengan membuntuti 4 dump Truck tersebut, tapi sebelumnya media melakukan konfirmasi terhadap Kadis Pendapat Daerah Diksel Haning lewat telepon seluler apakah ada permohonan atau pemberitahuan penambangan batu gunung di desa Baadale untuk pungutan retribusi oleh mas T? ternyata tidak ada pemberitahuan dan Mas T hanya punya kewenangan tambang sertu bukan batu gunung jawab kadis.

Ketika 4 Dump truck memasuki gerbang Hotel Nihi Rote, Para sopir di cegat sekurity dan meminta DO/Surat Jalan, namun salah satu supir mengatakan bahwa, saat berangkat kami sudah meminta surat jalan ke pemilik batu namum tidak di berikan hanya mengatakan kalau di tanya bilang saja dari Kasat .

“pigi saja kalau dong tanya bilang batu dari kasat reskrim” ucap salah satu supir.

Pemilik Batu Mas T ketika di konfirmasi lewat telepon seluler mengatakan bahwa batu tersebut memang miliknya dan pengiriman ke Hotel Nihi atas permintaan oknum Anggota Polisi NH, karena saya tidak kenal Orang Nihi Hotel “dia (NH.red) yang minta kakak, karena saya tidak kenal satupun orang nihi”

Masih menurut mas T, permintaan batu dari NH untuk Hotel Nihi kemarin malam (rabu 22/09/2026.red), sedangkan terkait pembayaran belum ada pembayaran dari hotel Nihi, kalau terkait Surat Jalan atau DO, toto mengakui tidak memberikan dan meminta para supir sampaikan ke Security atau petugas Hotel bahwa batu dari pak Kasat, atas informasi dari NH tutup pengusaha tambang sertu ini.

Media berupaya menghubungi NH lewat telepon seluler, rabu 23/09/2026, dan mengatakan bahwa hanya memfasilitasi antara hotel Nihi dan Mas T selanjutnya terkait kontrak dan pengiriman batu itu urusan antara Mas T dan management hotel Nihi, anehnya Mas T tidak mengenal satu pun orang Hotel Nihi.

Senada dengan mas T, pegawai Gudang Hotel Nihi Rote RS yang menerima pengiriman batu 4 dump truck ketika di konfirmasi di kos kosannya rabu 23/09/2026 mengakui bahwa batu tersebut kami yang meminta kepada NH, terkait apakah kenal pemilik batu mas T, ternyata tidak mengenalnya, ” Kami hanya berurusan dengan NH, kalau mau tanya lebih jelas silahkan menghubungi kepala gudang, karena saya hanya karyawan.

Sampai Berita ini di Publikasi media masih berupaya konfirmasi Kapolres Rote Ndao AKBP. Henry Eko Irawan. SIK lewat Kasie Humas dan akan di tayang pada episode berikutnya.

Pos terkait