Bupati Rote Ndao : Perencanaan Pembangunan  Tidak hanya dilihat dari balik Monas

Reporter: Arkhimes Molle 
| Editor: Redaksi
IMG 20251122 WA0000IMG 20251122 WA0000

Bupati Rote Ndao : Perencanaan Pembangunan  Tidak hanya dilihat dari balik Monas

PENA-EMAS.COM. Perencanaan pembangunan benar-benar terintegrasi, tidak hanya dilihat dari balik Monas, tetapi dari realitas di lapangan

Bacaan Lainnya

Demikian hal ini di sampaikan oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk,SH dalam forum rapat  kerja Gubernur NTT dengan Wali kota Kupang dan para Bupati se-NTT, Bappenas dan Kementerian Keuangan di Kupang. Jumat (21/12/2025).

” Kami meminta agar perencanaan pembangunan benar-benar terintegrasi, tidak hanya dilihat dari balik Monas, tetapi dari realitas di lapangan ” Pinta Bupati Paul.

Foto: Bupati Rote Ndao Paulus Henuk,SH saat Rapat kerja (22/11/2025)

Kepada PENA-EMAS.COM. Paulus Henuk mengatakan,
Rapat Kerja Bupati bersama Gubernur hari ini mengerucut pada satu pesan penting, yaitu pembangunan harus efisien dan tepat sasaran.

Selanjutnya di forum itu, Bupati Paulus Henuk menegaskan kembali bahwa anggaran publik bukan untuk dikejar penyerapannya, tetapi untuk menghasilkan perubahan yang terukur.

Selama ini terlalu banyak kegiatan dibuat hanya demi menghabiskan anggaran, sementara dampaknya minim.

” Setiap program harus memberi hasil nyata bagi masyarakat ” ucapnya.

Menurut Paulus Henuk, Rapat bersama dan diskusi hari ini juga terasa lebih hidup. Isu yang diangkat adalah isu bersama, sehingga para kepala daerah saling menguatkan.

Kemudian dalam forum bersama Bappenas dan Kementerian Keuangan, kami menyuarakan kegelisahan daerah 3T, khususnya NTT, yang punya potensi besar di sektor pariwisata namun justru mengalami pemotongan anggaran cukup signifikan.

Kami meminta agar perencanaan pembangunan benar-benar terintegrasi, tidak hanya dilihat dari balik Monas, tetapi dari realitas di lapangan.

Anggaran pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga gaji P3K harus disusun dengan koordinasi yang baik antar – Kementerian, supaya daerah tidak terus dibebani target tanpa dukungan anggaran yang memadai.” Demikian penyampaian Bupati Rote Ndao.

Rote Ndao kembali menampilkan diri sebagai daerah yang suaranya diperhatikan, bukan karena pencitraan, tapi karena argumentasi yang solid dan fokus pada hasil.

Semoga momentum ini terus membawa manfaat bagi percepatan pembangunan di daerah.

Pos terkait