Debat Publik Kedua Paslon Bupati Terganggu Kesehatan. Ketua KPU: Debat publik Jadi Momen penilaian masyarakat untuk memilih.

Reporter: Ariyanto Tulle 
| Editor: Redaksi
IMG 20241027 WA0000IMG 20241027 WA0000

Debat Publik Kedua Paslon Bupati Terganggu Kesehatan. Ketua KPU: Debat publik Jadi Momen penilaian masyarakat untuk memilih.

PENA-EMAS.COM– Debat publik kedua pasangan calon Bupati – Wakil bupati oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rote Ndao merupakan salah satu tahapan penting dalam proses demokrasi di Kabupaten Rote Ndao

Bacaan Lainnya

Debat publik kedua ini menjadi momen penting bagi masyarakat Rote Ndao untuk mendengar, menilai dan nantinya menentukan pilihan pemimpin yang membawah perubahan dan kebaikan bagi Kab. Rite Ndao Nusa Fua Funi yang tercinta

Demikian hal ini disampaikan Ketua KPU Rote Ndao Agabus Lau SE, dalam sambutan pembukaan Debat Publik Kedua, di Aula Graha Narwastu, Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, pada Sabtu (26/10/2024) Pukul 14:00 Wita.

Agabus Lau, menegaskan, Debat publik tidak sekedar formalitas tetapi merupakan ruang untuk menyampaikan visi-misi, ide dan gagasan serta program kerja dari masing-masing pasangan calon, Tapi juga untuk memberikan pendidikan politik bagi masyarakat, agar dapat memilih dengan cerdas dan bijak. Tegasnya.

“ Melalui Debat ini, Masyarakat Kabupaten Rote Ndao akan mengenal lebih jauh gagasan-gagasan dan komitmen dari masing-masing pasangan calon dalam memimpin Rote Ndao lima tahun ke depan,” Ujar Agabus Lau.

Ia juga meminta paslon menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, kejujuran, integritas, sportivitas, dan saling menghargai. Jadikan Debat ini sebagai wadah untuk menunjukkan komitmen pasangan calon untuk masyarakat Kabupaten Rote Ndao.

Selain itu, kepada Paslon Bupati dan Wakil Bupati perlu menyampaikan ide gagasan melalui Visi dan Misi yang baik kepada seluruh masyarakat Rote Ndao. Pinta Agabus.

Debat Kedua selain dihadiri pasangan nomor urut 1, Paulus Henuk, SH – Apremoi Dudelusy Dethan (Paket Ita Esa), nomor urut 2 VicoasTrisula Bhakti Amalo-Bima Theodorianus Fanggidae (Paket Lontar Malole), dan nomor urut 3 Paulina Haning Bullu-Sandro Fanggidae (Paket Lentera)

Disaksikan oleh Pj Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu,SH,MA,MH. Sekda Rote Ndao Drs Jonas M Selky,MM, dan Forkopimda Rote Ndao, Anggota DPRD, Bawaslu Rote Ndao, PPK, Panwacam, Media Cetak, Elektronik, Online, Undangan dan Masyarakat umum.

Foto :Paslon Bupati dari Paket Lentera, Paulina Bullu  mengalami kondisi gangguan kesehatan.

Pantauan Media, di Aula Meetting Graha Narwastu dalam Debat Publik Kedua hari ini terlihat Paslon Bupati dari Paket Lentera, Paulina Bullu terlihat mengalami kondisi gangguan kesehatan yang drop sehingga lebih memilih untuk duduk sejak di mulainya debat publik berlangsung.

Paulina Bullu terlihat menolok menjawab sejumlah pertanyaan meski diminta oleh calon Wakil bupatinya. Paulina baru sesekali bangkit dari duduk untuk menjawab beberapa pertanyaan secara singkat dan Sandro Fanggidae memborong semua jawaban dari panelis maupun paslon lainnya meskipun terkesan asal jawab.

Pos terkait