Sumba Timur, PENA-EMAS.COM- Satuan Reserse Narkoba Polres Sumba Timur menggandeng Gereja Kristen Sumba (GKS) Jemaat Manubara untuk memberikan sosialisasi bahaya narkoba kepada jemaat setempat melalui sesi warta mimbar, Minggu pagi tadi.
Demikian hal ini disampaikan Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur, IPTU I Gede Putu Parwata,S.H, melalui sambungan WhatsAppnya kepada PENA EMAS.COM- Minggu (7/6/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini agar generasi muda, khususnya pemuda gereja, tidak terjerumus dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang kini marak dengan berbagai macam modusnya.
Dalam penyampaiannya, Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur, IPTU I Gede Putu Parwata,S.H, Menjelaskan bahaya narkoba dari sisi agama dengan judul “Jaga Tubuhmu dan Generasi Muda Dari Bahaya Narkoba” dihadapan 150 orang Jemaat Manubara Sumba Timur.
“Tubuh kita ini adalah ciptaan Tuhan yang harus kita jaga. Jadi kita dipanggil untuk menjaga diri kita dan sesama terutama dari ancaman narkoba”, Tegas Iptu Parwata.
Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur juga menekankan bahwa gereja memiliki peran penting sebagai benteng moral dan keluarga. Jemaat diajak untuk membuka komunikasi dengan anak dan pemuda, serta tidak ragu melapor jika mengetahui adanya indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
Sebagai bentuk kemudahan akses informasi, Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur menyediakan layanan hotline di nomor *085 113 516 688* dan dijamin kerahasiaannya bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan.
“Kami berharap melalui sosialisasi di rumah ibadah, pesan anti-narkoba bisa lebih sampai ke masyarakat. Mari bersama jaga generasi muda agar bersih dari narkoba, sehingga Tanah Marapu Bersih Narkoba tetap terjaga. Ini juga menjadi Tagline kami di Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur.” Tutup Iptu Parwata.
Kegiatan sosialisasi seperti ini akan terus dilakukan Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur di berbagai komunitas, termasuk lembaga keagamaan, sekolah, dan organisasi kepemudaan.
