Rote Ndao, PENA EMAS.COM– Program Rote Mengajar adalah Inisiatif Pendidikan dan Pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Rote Ndao yang menghadirkan parah profesional, Diaspora, Relawan, hingga unsur Militer untuk berbagi pengalaman dan inspirasi langsung kepada para pelajar
Tujuan Program Rote Mengajar, Memberikan motivasi dan inspirasi, Menjadi wahana belajar dari profesional serta Mendukung pembangunan sumber daya manusia.
Program Rote Mengajar setelah di buka secara Resmi oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk,SH. Minggu (23/8/2026) di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao, Kegiatan dilanjutkan di sekolah sasaran, salah satunya SDI Ndulale.
Di SDI Ndudale, kehadiran Para Relawan Rote Mengajar Tahun 2026 dalam kegiatan hari pertama sebagai salah satu SD sasaran di sambut Secara Adat. Acara penyambutan secara adat ini dilakukan oleh para guru, masyarakat orangtua siswa dipandu tokoh Adat setempat di SDI Ndudale.
Para Relawan dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rote Ndao, Morids D. E. Bulan, S.Pd., M.Si, tiba di SDN Ndudale Minggu (23/8/2026) Pukul 15:30 Wita di dampingi Camat Lobalain, Marthen J. Huan, S.H, bersama Tim Relawan Rote Mengajar disambut secara adat dengan tarian, pengalungan selimut (Kain Tenun khas Rote Ndao) dan salendang Rote
Sheet teknis kegiatan relawan untuk SD Inpres Ndudale. masing masing adalah Dr. Anita A. Hehe UdjuM.Pd (Dosen), BRIPKA Arris Bessie (Polri/Banit Binmas), Bertha Bessie, S.TP., M.Ec.Dev (ASN), Pdt. Dr. Mesakh A. Dethan, MA, M.Th (Dosen) dan Taressa Diana K. Makin, S.Psi (Dokumentasi).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rote Ndao, Morids D. E. Bulan, Menyatakan, Dukungan Pemda dengan Program Rote Mengajar sangat tinggi karena program ini sangat bagus terhadap minat dan bakat peserta didik baik SD, SMP dan SMA, dan keterlibatan Siswa-siswi serta orang tua dalam mendukung bakat dan cita-cita anak sejak dini.
Morids D. E. Bulan, S.Pd., M.Si, berharap pgoram Rote Mengajar perlu di perluas dan perbanyak Tim Relawan agar cakupan bisa meliputi Sekolah-sekolah yang ada hingga daerah dan pelosok. Ujar Morids
Kepala UPTD SD Inpres Ndudale, Lince O. Lenggu, S.Pd.K, menyambut baik dan penuh rasa syukur atas terpilihnya sekolah tersebut sebagai salah satu sekolah sasaran Rote Mengajar.
Menurut Lince, kehadiran para relawan memberikan manfaat besar bagi peserta didik, terutama dalam memperluas wawasan dan membangun cita-cita mereka tentang masa depan.
“Saya menyambut program Rote Mengajar ini dengan rasa syukur, karena tidak semua sekolah mendapat kesempatan menjadi sekolah sasaran. Bagi kami, kehadiran para relawan tentu sangat bermanfaat bagi kelanjutan cita-cita anak-anak,” ujar Lince.
Ia menjelaskan, selama ini sebagian peserta didik masih memiliki gambaran yang terbatas mengenai cita-cita. Umumnya, anak-anak bercita-cita menjadi dokter, polisi, guru, atau profesi lain yang sering mereka lihat dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui Rote Mengajar, anak-anak kemudian mendapatkan informasi dan inspirasi bahwa terdapat banyak pilihan profesi dan peluang yang dapat mereka raih apabila memiliki kemauan, kemampuan, serta kesempatan untuk belajar.
Lince menambahkan, para siswa menyambut kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Mereka terlihat bersemangat mengikuti berbagai kegiatan serta mendengarkan cerita dan pengalaman para relawan yang memberikan motivasi dan inspirasi.
Dengan jumlah peserta didik sebanyak 109 orang, mulai dari kelas I hingga kelas VI, pihak sekolah berharap Rote Mengajar dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak sekolah di Kabupaten Rote Ndao.
“Harapan saya, kegiatan ini kiranya terus dilanjutkan. Jangan hanya di sekolah-sekolah tertentu, tetapi kalau bisa menjangkau sebanyak mungkin sekolah yang ada di Rote Ndao, sehingga semakin banyak anak-anak yang mendapatkan inspirasi dan motivasi dari para relawan,” pungkasnya.
Rote Mengajar pun diharapkan tidak sekadar menjadi ruang berbagi pengalaman, tetapi menjadi jembatan yang mempertemukan anak-anak Rote Ndao dengan beragam informasi, profesi, dan peluang masa depan, sehingga mereka berani bermimpi lebih tinggi dan memiliki keyakinan bahwa cita-cita tersebut dapat diraih.
Sementara Tokoh Masyarakat Desa Baadale, Mikron Polin, S.I.P, dalam pernyataannya Ia mengatakan, Program Rote Mengajar tidak mengajarkan terkhusus proses kegiatan belajar mengajar namun memberi inspirasi terkait profesi dan cita-cita
Selain itu, Program Rote Mengajar dari berbagi basic keilmuan, profesi dan banyak orang Rote Ndao yang telah sukses diluar Rote yang turut hadir selaku Tim Relawan Pgoram Rote Mengajar tentunya ini sangat mendorong dan beri inspirasi yang nyata. Pungkas Mikron Polin.
