Terbongkar Oknum Polisi Aktif Polda NTT, Pengusaha BBM Di Rote Ndao

Reporter: Ariyanto Tulle  
| Editor: Redaksi
IMG 20260914 WA0007

Rote Ndao, PENA EMAS.COM-– Sesuai Surat jalan yang diterbitkan oleh PT Piet Mitra Jaya SPBU 56.851.01.selaku Penanggung Jawab Depot SPBU Sanggaoen untuk mobil tangki Bernopol DH 8372 AG dengan Nomor DO 8143775447 dan Nomor Surat Jalan 005/DO.08/IX/2026, Sopir Micka Selan dengan Tempat Tujuan Atas Nama Jhony (Leksbert Tassi)

Sesuai Nama Pemilik Ijin Jhony Merupakan Oknum Polisi Aktif yang sedang bertugas Di Polda NTT dan sebelumya Pernah Bertugas di Wilayah Hukum Polres Rote Ndao.

Bacaan Lainnya

Patut dipertanyakan Pasalnya, dokumen resmi BUMN itu dinilai tidak sesuai dengan tujuan pengiriman BBM yang sebenarnya.

Mobil tangki berkapasitas 5000 liter dengan nomor polisi DH 8372 AG Mobil Tersebut Tertangkap Tangan sedang Melakukan Pengisian bukan pada tempat sebenarnya alias bukan sesuai tempat yang tertera pada Surat Jalan Pengiriman Barang pada Sabtu (12/9 /2026) di bilangan jalan ABRI tepatnya di rumah milik Pengecer BBM Berinisial Theo di Kota Baa

Rencananya BBM Non Subsidi Jenis Pertamax tersebut sesuai ijin Surat Jalan dari Kapal dan akan dibongkar sesuai Ijin Oknum Polisi Bernama Jhony yang sebelumnya pernah bertugas di Polres Rote Ndao yang saat ini sudah bertugas di Polda NTT

Terdapat kejanggalan pada surat jalan yang diterbitkan tgl pada Sabtu (12/9/2026), yang mana tidak ditemukan barcode yang menandakan keaslian dokumen ironisnya Masih ada Oknum Polisi Aktif yang berperan dalam usaha jual beli Bahan bakar Minyak di kabupaten Rote Ndao.

Penangung Jawab SPBU Sanggaoen Risty didampingi Oknum Petugas Nosel Sekaligus Cleaning Servis Billy Dopen saat ditemui di Tempat Pembongkaran BBM jenis Non Subsidi yang tidak sesuai Surat Jalan pada Sabtu 12/9/ siang membenarkan bahwa Ijin tersebut milik Jhony oknum Polisi Aktf

Risty juga mengakui kalau kedua surat jalan tersebut merupakan produk Perusahaan milik mereka
Ketika ditanya mengapa mobil tersebut tidak membongkar BBM sesuai yang tercantum pada Surat Jalan ? Namun yang bersangkutan Engan berkomentar .

Senada dengan Risty Penanggung Jawab SPBU Sanggaoen
Di tempat tersebut juga di temui Oknum Yang di ketahui bekerja sebagai Cleaning Servis Sekaligus petugas Nosel SPBU Sanggaoen Billy Dopen, ketika di konfirmasi ia nengakui kalau ijin tersebut milik Jhony Oknum Polisi

” Iya benar ijin milik Jhony Oknum Polisi tetapi bongkar tersebut bukan Pada Tempatnya Dan itu atas perintah Oknum Polisi Jhony. Memang ijin atas Nama Pak Polisi Jhony namun pak Jhony yang minta kami bongkar di Theo selaku pengecer ” ujar Billy

Berdasarkan Surat Pengantar Pengiriman dari PT Pertamina Patra Niaga Depot Kupang
No Polisi Nama Kapal DH 8669AP
Tujuan Pembeli NOMOR 935638 adalah PT PIET MITRA JAYA
SPBU 56.85101.Pulau Rote
Produk Pertamax BULK
Nomor SO/SA 4063193372
Nomor DO8143775447 Jumlah Pesanan 5.000 KL
Tgl pengiriman 7/9/2026
Jam keluar 14.31.41
Nomor segel 10014222324 Tujuan SPBU Sangaoen

Kesalahan seperti ini tidak wajar terjadi pada perusahaan milik negara seperti Pertamina, karena dampaknya dapat merugikan Negara. Bahkan akibat dari perbuatan seperti ini yang sudah berulang kali akhirnya merugikan. Masyarakat karena dampaknya adalah BBM Jenis non Subsidi sangat langka dan harga menjadi 20 ribu- 25 ribu perliter akibat di perdagangkan oleh oknum Polisi

Berdasarkan ketentuan distribusi BBM bersubsidi dan penugasan, kasus ini diduga melanggar:

1. Perpres Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM. Dimana, pada Pasal 18 dan 19 mengatur penyaluran BBM Jenis Tertentu dan Jenis Khusus Penugasan harus sesuai peruntukan, wilayah, dan pengguna. Pengalihan tujuan dari SPBU ke kapal tanpa persetujuan berpotensi menjadi penyimpangan distribusi.

2. Peraturan BPH Migas No. 6 Tahun 2013 tentang Penyaluran BBM. Mewajibkan setiap pengangkutan BBM dilengkapi surat pengantar/surat jalan yang sesuai dengan data di sistem. Ketidakse

Hingga berita ini dipublikasikan, Kapolda NTT, Kabid Humas Polda NTT, Kabid Propam Polda NTT dan Kapolres Rote Ndao serta Oknum Polisi Polda NTT Berisial (J), belum berhasil dikonfirmasi Media.

Pos terkait