Rote Ndao, PENA-EMAS.COM – Bupati Rote Ndao memimpin prosesi serah terima jabatan (sertijab) Drs. Jonas M. Selly, MM sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rote Ndao karena purna bhakti. Senin (03/08/2026) di di Aula Kantor Bupati Rote
Prosesi Sertijab digelar tersebut menandai berakhirnya masa pengabdian Drs. Jonas M. Selly, MM sebagai Sekretaris Daerah setelah mengemban jabatan dan memasuki masa purna bakti. selama 11 tahun 4 bulan sebagai Sekretaris Daerah dan 32 tahun 5 bulan mengabdi sebagai ASN pada masa kepemimpinan empat Bupati Rote Ndao.
Sertijab dipimpin langsung oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, dari Drs Jonas M Selly,MM kepada Daniel Welhelmus Nalle, S.Pt yang ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao berdasarkan Surat Perintah Bupati Nomor 800/1248/BKPSDM/2026 tertanggal 31 Juli 2026.
Selain Sertijab Sebagai Sekretaris Daerah, Jonas Selly juga menyerahkan jabatan Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rote Ndao kepada Hangri Melinus J. Mooy, SH., M.Si. berdasarkan Surat Perintah Bupati Nomor 800/1247.P/BKPSDM/2026 dan Berita Acara Nomor 800/1295/BKPSDM/2026.
Serah terima jabatan dituangkan dalam Berita Acara Nomor 800/1294/BKPSDM/2026 ditandatangani oleh kedua pejabat dan disaksikan langsung oleh Bupati Rote Ndao.
Serah terima jabatan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, pimpinan instansi vertikal, Pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
“Tiga prinsip fondasi keberhasilan birokrasi. Pertama, membangun kepemimpinan (leadership) yang kuat. Kedua, menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Ketiga, mempercepat transformasi menuju pemerintahan digital berbasis data “
Drs Jonas M.Selly,MM. dalam sambutannya mengatakan, pergantian jabatan baginya bukan karena mutase tetapi karena dirinya telah memasuki batas usia pensiun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ia juga menjelaskan, Dirinya telah mengabdi sebagai Sekretaris Daerah selama 11 tahun lebih. Sejak tahun 2015 lalu melalui seleksi terbuka dan sebelum menduduki jabatan Sekda definitive, sebelumnya di percaya sebagai Plt Sekda
“Serah terima jabatan ini bukan karena mutasi, tetapi karena saya memasuki masa purna bakti. Sebelas tahun lebih sebagai Sekretaris Daerah. Ini bukan waktu yang singkat,” ujar Jonas yang sebelum menjadi Sekda, Ia terlebih dulu menduduki Jabatan Kepala BKD dan Kadis Pendidkan Kabupaten Rote Ndao.
Selanjutnya. Jelas Jonas M Selly, sebagai Sekretaris Daerah memberinya banyak pengalaman membantu kepala daerah dalam merumuskan kebijakan, mengambil keputusan strategis, serta mengoordinasikan seluruh perangkat daerah.
Ia berpesan dengan mengingatkan seluruh ASN agar bekerja sesuai tugas dan kewenangan, memahami mekanisme pemerintahan dan mendukung visi dan misi kepala daerah sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Di akhir sambutannya Drs Jonas M Selly,MM menitipkan tiga dasar sebagai prinsip kekuatan dan keberhasilan birokrasi bagi ASN di Kabupaten Rote Ndao. Yakni : Pertama, Leadership (membangun kepemimpinan yang kuat). Kedua, Good governance ( Menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik). Ketiga, mempercepat transformasi menuju pemerintahan digital berbasis data.
Ia menegaskan agar ketiga prinsip tersebut menjadi fondasi bagi ASN sebagai fondasi keberhasilan melayani dan membangun daerah ini menuju tujuan yang lebih baik kedepan.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH dalam sambutannya, memberikan apresiasi atas dedikasi Jonas Selly yang mampu menjalani dan menjaga kepercayaan sebagai Sekretaris Daerah selama lebih dari satu dekade dan melewati kepemimpinan empat kepala daerah.
“Secara pribadi saya sering mengatakan, jangan-jangan Pak Sekda kita ini merupakan salah satu Sekda dengan masa jabatan terlama di Indonesia. Hampir dua belas tahun mengabdi tentu bukan sesuatu yang mudah,” Ujar Paulus.
Bupati Paulus, mengatakan, kemampuan Jonas Selly mampu dalam mengemban jabatan Sekda sebagai jabatan strategis selama lebih dari 11 tahun menunjukkan kapasitas kepemimpinan, kecerdasan intelektual, serta kematangan emosional yang patut menjadi teladan.
Bupati Paulus Henuk mengaku kalua sebagai Anggota DPRD sebelum menduduki jabatan Bupati. Ia cukup keras dan tegas mengkritisi pemerintah tetapi kritikan yang disampaikannya selalu dihadapi Jonas Selly dengan sikap kepala dingin dan pendekatan yang santun.
“ Setelah rapat selesai, beliau beliau menghubungi saya secara pribadi untuk berdiskusi. tidak pernah membalas dengan emosi. Dari situ saya belajar bahwa kritik harus disampaikan pada ruang, waktu, dan cara yang tepat,” ujarnya.
Manurut Paulus Henuk. Kemampuan komunikasi, pengendalian emosi, dan kebijaksanaan Jonas Selly merupakan Nilai dan modal penting dalam menjaga stabilitas birokrasi yang patut dijadikan teladan.
Hal ini lanjut Paulus Henuk. Sebagai Bupati Ia berharap Plh Sekretaris Daerah Daniel Welhelmus Nalle dan Plt Kepala Dinas Perhubungan Hangri Melinus J. Mooy dapat melanjutkan berbagai program yang telah dirintis serta terus memperkuat profesionalisme birokrasi di Kabupaten Rote Ndao.
Di akhir sambutannya, Bupati meminta ASN memperkuat sinergi, menjaga loyalitas terhadap pemerintah daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




