Rote Ndao, PENA-EMAS.COM – Kelancaran arus lalu lintas pada ruas jalan utama di wilayah Ibukota Kabupaten Rote Ndao kini terganggu akibat kerusakan di dua titik vital yang belum juga mendapat penanganan.
Kerusakan pertama terjadi di ruas Letelangga yang sejak dua bulan terakhir tidak dapat lagi difungsikan kendaraan roda empat. Padahal ruas ini merupakan jalur strategis yang menghubungkan Kota Ba’a menuju Pelabuhan Ba’a, Pelabuhan Pantai Baru, wilayah Rote bagian timur, serta akses menuju Kompleks Perkantoran, Bandara D.C. Saudale, Kecamatan Rote Selatan hingga wilayah barat seperti Rote Barat, Rote Barat Daya, Rote Barat Laut sampai kawasan wisata Nembrala.
Belum tuntas persoalan tersebut, kini kerusakan kembali terjadi pada deker di ruas Mokdale, Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain. Titik ini merupakan jalur vital bagi kendaraan dari arah barat menuju Bandara D.C Saudale dan Pelabuhan Pantai Baru.
Akibat kondisi tersebut, warga setempat melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang di sekitar deker yang rusak sebagai bentuk peringatan agar segera mendapat perhatian pemerintah.
“Sebagai bentuk protes kami menanam pohon pisang di sini. Apalagi deker ini berada pada titik vital jalan utama yang rusak,” ungkap salah satu warga kepada PENA-EMAS.COM.
Tidak hanya mengganggu lalu lintas, kerusakan deker tersebut juga berdampak pada sektor pertanian. Ratusan hektare persawahan milik petani di wilayah Halakasa, Alukama Konak dan Ndudale dilaporkan terdampak karena aliran air menuju area persawahan tersumbat sedimentasi yang menutup saluran irigasi.
Para petani mengeluhkan kondisi tersebut karena berpotensi mengganggu suplai air ke lahan sawah mereka.
Selain itu, warga juga mengkhawatirkan potensi kecelakaan lalu lintas jika kerusakan tidak segera diperbaiki.
Berdasarkan pengamatan di lokasi, badan jalan yang sebelumnya memiliki lebar sekitar 8 meter kini hanya tersisa sekitar 2 meter yang masih bisa dilalui kendaraan, dan kondisinya masih berpotensi mengalami kerusakan lanjutan.
Sebagai langkah tindak lanjut cepat, Pemerintah Kelurahan Mokdale melalui Lurah Mokdale Anderias Boik, SE telah menyampaikan laporan resmi kepada Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.
Surat tertanggal Selasa (31/3/2026) dengan Nomor 360/244/KMD/III/2026 tersebut ditujukan kepada Bupati Rote Ndao melalui Dinas PUPR Kabupaten Rote Ndao terkait laporan kerusakan deker yang dinilai sangat mendesak untuk segera ditangani.
Hingga berita ini dipublikasikan, Bupati Rote Ndao maupun Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Rote Ndao belum berhasil dikonfirmasi oleh PENA-EMAS.COM terkait langkah penanganan kerusakan tersebut. (Ariyanto Tulle)
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




