“Destinasi Wisata Tiang Bendera habiskan Anggaran lebih dari dua Milyard”
PENA-EMAS.COM. Destinasi Wisata Tiang Bendera di Desa Baadale Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao dalam pembangunannya telah menelan dana dari Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah sudah lebih dari nilai dua milyard.
Demikian hal ini diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Rote Ndao Junus Panie saat melaksanakan masa reses pertamanya di lokasi Wisata Tiang Bendera Rabu (30/4/2025)
Junus Panie dalam kesempatan tersebut mengatakan, Reses ini dilakukan di lokasi Wisata Tiang Bendera karena merupakan lokasi destinasi wisata dipusat kota Kab Rote Ndao yang dibangun oleh pemerintah namun dinilainya tidak berdampak ekonomis bagi masyarakat.
“ Destinasi Wisata ini dibangun dengan menghabiskan APBD kita sudah lebih dari 2 Milyard namun hingga kini belum memberikan konstribusi balik bagi rakyat “ Ujarnya.
Kalau dampaknya hanya menunggu rusak dan meminta lagi anggaran untuk perbaiki dan menunggu rusak lagi dan seterusnya maka alangkah baiknya uang tersebut dibeli beras untuk dibagikan kepada masyarakat, Tambahnya.
Menurut mantan Ketua Antra RI (Aktifis Anti Korupsi ) dalam reses pertamanya digelar di lokasi Wisata Tiang Bendera selain untuk menggali dan menerima aspirasi masyarakat tetapi juga bertujuan untuk mengajak masyarakat melihat dari dekat bagaimana uang rakyat miliaran rupiah digunakan tetapi tidak berdampak pada ekonomi rakyat.
Selanjutnya jelas Junus Panie. Ia sudah minta ke Dinas Pariwisata untuk menjadikan Wisata Tiang Bendera menjadi Pilot Projeck sehingga di buka pariwisatanya, di lengkapai dengan sarana prasarana yang bagus sehingga ada konstribusi bagi daerah dan dampak ekonomis bagi masyrakat karena ada wisatawan mau datang ke Tiang Bendera.
Mulai minggu depan bersama pengelolah akan memuka lokasi destinasi ini termasuk menempatkan personil untuk mengelolah dan tenaga pengelolah adalah datang dari warga Desa Baadale. Security 2 orang, Clearning service 6 orang diluar pelayan. Jelasnya.
Ia mengajak warga setempat untuk berperan aktif untuk membangun daerah ini menjadi lebih baik. “ Kemajuan daerah ini ada ditangan kita semua dengan berperan. Tidak seorangpun yang datang untuk membangun daerah kita kalau bukan kita yang membangunnya.”
Dari keterbatasan kami bersama pemerintah membahas dan mengupayakan agar sekecil apapun anggaran kita digunakan semaksimal mungkin untuk menjawab kebutuhan rakyat dan tidak boleh mubasir. Tutupnya.
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




