Di Rote Ndao AIR HUJAN Di tampung Warga untuk penuhi kebutuhan Air Bersih Setiap Tahun
PENA-EMAS.COM. Ternyata masih ada warga Republik Indonesia, penghuni Pulau terselatan NKRI hingga kini masih konsumsi air hujan. Setiap tahun disaat musim hujan semua warga setempat harus menampung air hujan untuk memenuhi kesbutuhan air bersih selama setahun.
Hal ini teungkap dalam kegiatan sosialisasi Bakal Calon Bupati Rote Ndao Periode 2024 – 2029 Paulus Henuk,SH di Desa Landu Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Propinsi Nusa Ttuenggara Timur. Minggu (30/6/2024).
Usai menyampaikan materi sosialisasi Bakal Calon Bupati dengan Visi – Misi “ Mbule sio” 9 butir program transformasi Rote Ndao untuk Perubahan. Paulus Henuk di suguhkan dengan masalah kebutuhan dasar masyarakat setempat adalah infrastrutur jalan, Penerangan dan Air Bersih.
“ Untuk memenuhi kebutuhan air bersih sepanjang tahun dengan menampung air hujan untuk dikonsumsi oleh kami di Pulau Landu. Sapi dan kambing saja tidak akan minum “
Demikian ungkap Perwakilan warga setempat yang meminta kepada Paulus Henuk setelah dipercayakan oleh masyarakat untuk memimpin Rote Ndao maka memenuhi kebutuhan masyarakat baik penerangan listirk, jalan dan air bersih.
Kepada Bakal Calon Bupati Paulus Henuk. Dijelaskan, Desa Landu di Pulau Landu dihuni oleh 187 KK. Mayoritas bermata pencarian sebagai Nelayan, 1 orang pensiun guru 5 orang tenaga kontrak yang telah lolos PPPK . 3 orang Honor daerah dan 2 orang Honor Komite, sepanjang tahun konsumsi air hujan hasil tadahan pada musin hujan dari Desember hingga januari.
“ Memang sangat sangat sedih karena di pulau ini air hujan menjadi konsumsi Masyarakat pulau Landu. air hujan ditampung dari bulan Desember hingga januari untuk dikonsumsi selama satu tahun, sedang air hujan dikasih minum sapi dan kambing saja tidak diminum tapi kami disini dipakai untuk minum, buat kopi, buat teh bahkan saudara – saudara kita dari daratan disuguhkan kopi dan teh terpaksa minum walaupun telan setengah mati.”
“ Disini kami terpaksa minum karena memang tidak ada alternative lain untuk minum air seperti layaknya didaratan Rote. Masyarakat kita yang hidup disini punya daya tubuh lemah sehingga mudah mendapat serangan gannguan kesehatan karena memang sepanjang tahun hanya konsumsi hasil tadahan air hujan sepanjang tahun” Ujarnya.
Karenanya saya percaya bahwa bapak Paul pasti terpilih menjadi bupati maka diprioritaskan dengan cara apapun tetap masyarakat Desa di Pulau Landu harus dipenuhi kebutuhannya akan air bersih. Sementara Untuk penerangan tentunya membutuhkan kajian teknis namun untuk memenuhi kebutuhan penerangan diharapkan ada mesin Disel. Selama 15 tahun janji janji itu datang dari pemimpin sebelumnya bagi orang Landu tetapi hingga saat ini tidak pernah ditepati. Jelasnya.
Paulus Henuk, menjawab keluhan warga setempat. Ia menjelaskan, setiap keluhan dan permasalahan masyarakat kedepan harus menjadi perhatian serius dengan Perencanaan pembangunan harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat bukan sesuai dengan kepentingan individu.Kebutuhan air bersih dan penerangan harus menjadi kebutuhan prioritas yang harus dipenuhi. Oleh karenanya perencanaan pembangunan harus berorientasi dan disesuaikan pada kebutuhan masyarakat termasuk kebutuhan air bersih dan penerangan harus dipenuhi.
“ Saya asal dari keluarga yang paling miskin. Yatim piatu sejak berusia kelas 2 SD. Saya tahu bagaimana penderitaan masyarakat petani dan nelayan. Saya merasakan dan mengalaminya sebagai anak yatim piatu. Untuk itu komitmen saya adalah memenuhi apa yang dibutuhkan masyarakat. Menjadi pemimpin harus memerdekakan rakyat dari kemiskinan “ Jelas Paul bernada tegas.
Paulus Henuk, SH dalam pertemuan bersama Warga Desa di Pulau Landu, di damping Isteri Yane Henuk Pelokila, Para Ketua Partai pendukung, Anggota DPRD asal Partai Pendukung dan Tim Pemenangan Paket Ita Esa dan dihadiri oleh ratusan Warga desa setempat. (M2)


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




