DPRD Rote Ndao Temukan Layanan Kesehatan di RSUD Ba,a “ Buruk “

Reporter: Tim 
| Editor: Redaksi
IMG 20250106 WA0058

DPRD Rote Ndao Temukan Layanan Kesehatan di RSUD Ba,a “ Buruk “

PENA-EMAS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) Kabupaten Rote Ndao temukan layanan kesehatan bagi masyarakat di RSUD Ba,a dinilai masih buruk dan tidak memenuhi standar kesehatan sesuai kebutuhan masyarakat

Bacaan Lainnya

Demikian hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao Denison Moy usai melakukan kunjungan mendadak di RSUD Ba,a dan Puskesmas Lobalain bersama Ketua Komisi B dan Anggota. Hari ini Senin (6/1/2025)

Dalam kunjungan diawal tahun 2025 ini sebagai bentuk pengawasan Dewan terhadap layanan RSUD kepada masyarakat,  ditemukan  masalah pengelolaan pelayanan rumah sakit milik pemerintah ini menempati nilai raport yang buruk

Sejumlah  temuan khusus dalam pelayanan RSUD Ba,a antara lain,  Jumlah pasien begitu banyak menunggu di loket, namun tak satupun Tenaga dokter berada di ruang pelayanan Rumah sakit.
Kemudian seorang pasien BPJS dalam keadaan sangat menjerit sakit yang disuruh pulang, dengan alasan  dokter bedah belum memiliki ijin berpraktek dan di ruangan anak, dokter hanya satu orang.

Sementara Fasilitas Rumah sakit Daerah yang nampak Mega seperti Hotel berbintang di pusat ibu kota Kabupaten Rote Ndao ini masih memiliki ruangan laboratorium yang tidak layak atau tidak sesuai standar.

Selain itu, AC  di sejumlah ruangan rawat inap tidak berfungsi, begitu pula air dalam kamar mandi tidak ada

Kepada Crew Media. Wakil Ketua DPRD Rote Ndao, Denison Moy mengatakan, Terkait dengan layanan kesehatan di rumah sakit dan kekurangan kekurangan yang ditemukan dalam pengawasan tersebut akan dievaluasi oleh  komisi II dan  ditindaklanjuti,.

Menurutnya. Temuan temuan tersebut Oleh  Komisi II akan menyampaikan ke pimpinan DPRD untuk berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), jika ada skema anggaran akan  di tindaklanjuti

“Jikalau ada hal-hal yang kurang menyangkut penataan pelayanan, kita bersama pemerintah melakukan perbaikan penataan, jika perlu untuk dirumuskan perencanaan, kita sama-sama rumuskan, dan hal yang perlu dievaluasi, kita evaluasi bersama,” tutur Deni Moy.

Selanjutnya, Dalam waktu dekat, kita akan launching terkait dengan nomor aduan ataupun aspirasi-aspirasi masyarakat yang ingin disampaikan kepada DPRD untuk pelayanan kemasyarakatan yang lebih baik.  Tambahnya.

Sementara Ketua Komisi II DPRD Rote Ndao, Meksi Mooy. mengatakan, tidak bisa dipungkiri bahwa Kabupaten Rote Ndao masih jauh dari keterbatasan, baik dari sisi anggaran maupun sumber daya.

Menurut Polisi Golkar ini.  kunjungan yang digelar Komisi  untuk memastikan semua sumber daya yang ada di kabupaten agar dimaksimalkan lebih khusus pada pelayanan umum. Hari ini khususnya untuk pelayanan kesehatan menjadi perhatian serius kita. Jelas Meksi.

Ia juga menyoroti soal mobil ambulance RSUD Ba’a yang saat ini tanpa sopir. Hal-hal seperti ini yang perlu didiskusikan untuk mencari solusi demi kebaikan pelayanan kemasyarakatan.

“Nanti teknisnya kita akan diskusikan dengan OPD mitra dalam hal ini Dinas Kesehatan yang bertanggung jawab,” Ujarnya.

Kunjungan tersebut, Wakil Ketua DPRD Rote, Denison Moy ( PDI-P)  didampingi Ketua Komisi II, Meksi Mooy (Partai Golkar), Falen Haning (PKB) dan Yunus Panie (Partai Perindo).

Pos terkait