GB Akui Hasil Punggutan Uang 40 juta lebih di Stand Hiburan, Diserahkan Ke Asisten 1 Petson Hangge

Reporter: Ariyanto Tulle  
| Editor: Redaksi
IMG 20260809 WA0005
GB, saat dikonfirmasi Media PENA-EMAS.COM, di Stand Pers Rote Ndao, Sabtu (8/8/2026)

Rote Ndao, PENA EMAS.COM-– Berkembang dugaan permintaan sejumlah uang oleh Panitia Pelaksana Kegiatan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Pada HUT RI ke 81 Kabupaten Rote Ndao di Lapangan Sepak Bola Christian Nehemia Dillak, Ba’a. menyeret nama instansi dan institusi Polres Rote Ndao melalui Reskrim, Intelkam, Polsek Lobalain dan Wartawan.

Dugaan pungutan terhadap para Pemilik Stan adu ketangkasan serta pemilik Stan Lotre berhadiah tersebut menyeret nama instansi, institusi dan jurnalis dibantah GB.

Bacaan Lainnya

GB sebagai Koordinator peserta adu ketangkasan serta pemilik Stan Lotre berhadiah membantah keras tuduhan mencatut nama institusi kepolisian dan wartawan terkait dugaan pemungutan uang pada Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao di Lapangan Sepak Bola Christian Nehemia Dillak, Ba’a.

IMG 20260809 WA0005
Foto : GB, saat dikonfirmasi  PENA-EMAS.COM, di Stand Pers Rote Ndao, Sabtu (8/8/2026)

​Klarifikasi dan bantahan tersebut disampaikan GB, saat dikonfirmasi wartawan di Stand Pers Rote Ndao, Sabtu (8/8/2026) Pukul 23:32 Wita, Ia Menegaskan dirinya tidak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa uang yang dikumpulkan dari para pemilik stan hiburan malam dialokasikan untuk Sat. Reskrim, Sat Intelkam Polres Rote Ndao, Polsek Lobalain, dan insan Pers.

​GB menjelaskan, skema pengumpulan uang tersebut berawal dari rapat bersama antara peserta dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao di Ruang TBUPP Pemda Rote Ndao sebelum pelaksanaan dan pembukaan pameran

Menurut GB, dalam pertemuan itu, Ketua Panitia Pelaksana Perayaan HUT RI yang juga Asisten 1 Pemkab Rote Ndao, Petson Soleman Hangge, S.Sos menyampaikan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki anggaran untuk memfasilitasi kebutuhan operasional pameran.

​Kebutuhan operasional yang dimaksud meliputi penyewaan tata cahaya (lighting), sistem suara (sound system), pasokan listrik PLN, hingga penyediaan hadiah hiburan.

Menanggapi situasi tersebut, sekitar 22 peserta yang terdaftar menyatakan bersedia berpartisipasi membantu panitia. Besaran kontribusi ditentukan berdasarkan klasifikasi jenis usaha, seperti stand arisan dan permainan ketangkasan.

​Untuk kelancaran, Ketua Panitia dan para peserta bersepakat besaran sumbangan bervariasi bagi stand ketangkasan Rp. 1.500.000 , dan Arisan berhadiah Rp.5.200.000.

Untuk memudahkan, GB diminta menjadi koordinator lapangan karena dianggap sebagai figur senior di antara para pengusaha stand.

Seluruh peserta kemudian menyetorkan sumbangan uang kontribusi secara langsung kepadanya dengan total dana yang terkumpul dari para peserta mencapai sekitar Rp.40 juta lebih

” Seluruh dana tersebut telah diserahkan sepenuhnya kepada Ketua Panitia, Petson Soleman Hangge, S.Sos, Diruang Kerjanya.” Kata GB.

Ia, juga menolak jika tindakannya dikategorikan sebagai pemungutan liar demi kepentingan pribadi atau dialokasikan kepada pihak luar di luar kebutuhan panitia.

Hingga berita ini dipublikasikan, Ketua Panitia, Petson Soleman Hangge, S.Sos, Kapolres, Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, Kasat Intelkam Polres Rote Ndao, Kapolsek Lobalain serta Ketua DPD SMSI Kabupaten Rote Ndao belum berhasil dikonfirmas

Pos terkait