Kronologi Meninggalnya Karyawan Hotel Anugerah Nembralla Rote Ndao.

IMG 20250825 WA0003

Kronologi Meninggalnya Karyawan Hotel Anugerah Nembralla Rote Ndao.

PENA-EMAS.COM – Dedy Sugianto Killa karyawan Hotel Anugerah Surf & dive Resort meninggal dunia di Kamar Mandi Hotel.

Bacaan Lainnya

Dedy Sugianto Killa Warga Jln Rarameha No 20 Rt 008 Rw 004 Kel. Naikoten Satu – Kota Raja – Kota Kupang meninggal
Sabtu (23/8/2025) sekitar pukul 17.45 wita

” Korban jatuh di dalam kamar mandi Anugerah Hotel Anugerah Surf & dive Resort dan meninggal Dunia ”

Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Rote Barat Ipda I Gusti Ngurah Wira Setyawan saat dihubungi wartawan, Senin (25/08/2025)

Kepada Crew Media. Kapolsek Rote Barat Ipda I Gusti Ngurah Wira Setyawan mengatakan, Korban meninggal Dunia di Anugerah Hotel Anugerah Surf & dive Resort, di Rt. 002 / Rw. 004, Dusun Nemberala selatan Desa Nemberala Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao setelah jatuh di kamar mandi. Jelas Kapolsek Wira Setyawan

Selanjutnya. Wira Setyawan menjelaskan, kalau dirinya mendapatkan informasi kejadian ini dari pemilik Hotel Erasmus Frans Mandato bahwa telah ditemukan salah seorang Karyawan terjatuh dan kejang-kejang di dalam kamar mandi karyawan Hotel Anugerah Surf & dive resort

“Pada pukul 18.35 wita, Kanit Reskrim Polsek Aiptu Hironimus Yanson bersama Aipda Benyamin Kolimon mendatangi TKP, setibanya di sana, korban sementara persiapan dibawah ke Puskesmas Delha guna melakukan penanganan lebih lanjut.

” Sekitar pukul 19.10 WITA korban dinyatakan meninggal dunia oleh Dokter Puskesmas Delha,” ujar Wira Setyawan

Wira Setyawan mengatakan, kronologis Kejadian terjadi Pada Hari Sabtu, 23 Agustus 2025 Sekitar Pukul 17.15 Wita, sebelumnya saksi Hironimus Abi hendak mandi, karena tidak ada sabun sehingga saksi pergi ke kios untuk membeli sabun lalu korban Dedi killa meminta untuk , duluan mandi.

Saksi Hironimus Abi kembali dari kios, masih di depan Mes karyawan sambil menunggu Korban Dedi killa selesai mandi,

Karena kelamaan korban belum selesai mandi sehingga saksi pergi ke kamar mandi untuk mengecek dan saat itu saksi hanya mendengar air yang mengalir dari kran lalu saksi kembali ke Mes.

Selang beberapa menit saksi lain, Riset, datang mandi namun korban belum keluar dari kamar mandi sehingga saksi Riset dan Hironimus sama-sama pergi ke kamar mandi untuk mengecek korban, namun pintu kamar mandi belum juga terbuka,” jelas Wira Setyawan

Selanjutnya. Saksi Hironimus pergi mengambil senter lalu Riset menyenter dari cela pintu dan menemukan korban sementara tertidur di lantai.

Kemudian saksi Riset mendobrak pintu kamar mandi untuk memastikan keadaan korban dan menemukan korban tertidur dan kejang-kejang lalu saksi Hironimus memberitahu kepada Erasmus Frans Mandato. Tuturnya.

Kalau berdasarkan hasil pemeriksaan Tidak terdapat adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jelas Kapolsek Wira Setyawan.

IMG 20250825 WA0004
Foto: Berapa jenis obat yang selama ini dikonsumsi korban jenis obat sakit jantung, kolesterol dan darah tinggi,

” Selama ini korban dalam keadaan sakit dan sering mengkonsumsi obat sakit jantung, kolesterol dan darah tinggi, besok paginya korban diberangkatkan ke Kupang,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan dari sumber terpercaya sudah ada beberapa kasus kematian di hotel ini yakni tahun 2024, Yuferon, seorang staf resort, meninggal dunia akibat dugaan kelalaian dan beberapa tahun sebelumnya, seorang karyawan lain juga meninggal *)Tim

Pos terkait