Rote Ndao, PENA-EMAS.COM – Kepolisian Resor (Polres) Rote Ndao mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara aktivitas stand uji ketangkasan dan arisan berhadiah yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Christian Nehemia Dillak, Ba’a, Kabupaten Rote Ndao.
Penghentian sementara kegiatan tersebut dilakukan pada Minggu (9/8/2026), di tengah berkembangnya berbagai isu dan sorotan masyarakat terkait pelaksanaan kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kapolres Rote Ndao, AKBP Henry Eko Irawan, S.I.K., ketika dikonfirmasi Media PENA-EMAS.COM, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 08.50 Wita, menjelaskan alasan kepolisian menghentikan sementara kegiatan tersebut.
Menurut Kapolres, keputusan itu diambil untuk meminimalisir kemungkinan munculnya gejolak maupun potensi persoalan di tengah masyarakat akibat isu yang berkembang.
“Untuk sementara kami masih menghentikan guna meminimalisir setiap gejolak serta potensi yang terjadi akibat isu yang berkembang di tengah masyarakat,” tulis Henry Eko Irawan melalui pesan WhatsApp.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres saat menjawab pertanyaan wartawan terkait sikap kepolisian terhadap kegiatan uji ketangkasan dan arisan berhadiah yang sebelumnya beroperasi di lokasi kegiatan Expo UMKM dan Pameran Pembangunan Kabupaten Rote Ndao.
Kapolres menegaskan, penghentian tersebut bukan berarti persoalan telah ditutup secara permanen. Pihaknya masih akan melakukan kajian ulang dengan mempertimbangkan berbagai aspek.
“Namun kita akan mengkaji ulang dari semua aspek, guna membantu Pemerintah dan Masyarakat Rote Ndao dalam menyongsong HUT Republik Indonesia ke-81 pada tanggal 17 Agustus 2026,” jelasnya.
Henry juga menegaskan komitmen Polres Rote Ndao untuk tetap mendukung berbagai kegiatan masyarakat dan pemerintah daerah sepanjang pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik serta tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.
“Kepolisian Resor Rote Ndao akan selalu mendukung untuk ke depan lebih baik,” tulis Henry.
Sementara itu, penghentian kegiatan tersebut terjadi setelah berkembang sejumlah isu di tengah masyarakat, termasuk isu mengenai dugaan adanya setoran sejumlah uang yang dikaitkan dengan oknum atau bagian tertentu di lingkungan Polres Rote Ndao.
Isu tersebut menyebut adanya dugaan setoran yang dikaitkan dengan sejumlah fungsi kepolisian, di antaranya Reskrim, Intelkam maupun Polsek Lobalain.
Langkah Polres Rote Ndao menghentikan sementara aktivitas stand uji ketangkasan dan arisan berhadiah dinilai menjadi bagian dari upaya meredam potensi polemik sekaligus menjaga agar rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI tetap berlangsung kondusif.
Hingga berita ini dipublikasikan, Bupati Rote Ndao, Ketua Panitia, serta pemilik stand uji ketangkasan dan arisan berhadiah belum berhasil dikonfirmasi Media PENA-EMAS.COM terkait penghentian kegiatan tersebut maupun dampaknya terhadap para pelaku usaha yang telah mengikuti kegiatan.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




