Rote Ndao,PENA-EMAS.COM – Nasib lima Kepala Desa (Kades) definitif nonaktif di Kabupaten Rote Ndao kini berada di ujung tanduk. Pemerintah daerah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) memastikan bahwa proses pemberhentian permanen tengah berjalan dan tinggal menunggu penandatanganan Surat Keputusan (SK) Bupati.
Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PMD Rote Ndao, Ronald H. Taulo, S.STP, saat dikonfirmasi media pada Rabu (8/4/2026) pukul 14.00 WITA melalui WhatsApp, membenarkan hal tersebut.
“Siang kk.. SK Bupati dalam proses,” tulisnya singkat.
Ronald menegaskan, pihaknya belum dapat menyampaikan isi keputusan kepada publik karena masih dalam tahapan administrasi.
“Untuk SK masih belum bisa disampaikan kk.. nanti akan disampaikan setelah sudah ditandatangani oleh bapak bupati,” jelasnya.
Adapun lima Kades definitif nonaktif yang dimaksud, yakni:
Jermias Mbori, S.St – Kades Sakubatun
Aryanto Pandie – Kades Dalek Esa
Esaf Mbuik – Kades Kolobolon
Semuel Haning – Kades Sanggandolu
Jhon Baidenggan – Kades Oelunggu
Pemberhentian mereka merupakan tindak lanjut dari hasil audit Inspektorat Kabupaten Rote Ndao terkait pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2023 dan 2024.
Untuk mengisi kekosongan jabatan, Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, sebelumnya telah menunjuk sejumlah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa, yakni:
Handry Yunus Nappoe – Plt Kades Sanggandolu
Johandry Paulus Lun – Plt Kades Oelunggu
Thomy Messakh – Plt Kades Sakubatun
Matheos Bessie – Plt Kades Dalek Esa
Max Dany Langga – Plt Kades Kolobolon
Namun, masa jabatan para Plt tersebut telah berakhir pada 31 Maret 2026. Tetapi, hingga kini pihak Kecamatan Lobalain dan Rote Barat Daya belum juga menunjuk pengganti Plt Kades, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Kondisi ini memunculkan kekosongan kepemimpinan di sejumlah desa yang berpotensi mengganggu pelayanan publik dan jalannya pemerintahan desa.
Hingga berita ini dipublikasikan, Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, belum berhasil dikonfirmasi oleh media.(Ariyanto Tulle)
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




