Rote Ndao, PENA-EMAS.COM, Rote Ndao — Isu pertanian, Perikanan Kelautan dan pelayanan kesehatan kembali menjadi sorotan utama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, usai kegiatan dialog bersama stakeholder, Rabu (15/4/2026) di Aula Rumah jabatan Bupati Rote Ndao.
Dalam wawancara kepada awak media, Bupati menegaskan bahwa tiga sektor tersebut dari sektor lainnya masih menjadi persoalan krusial yang membutuhkan perhatian dan penanganan serius dari semua pihak.
“Pertanian, perikanan dan kesehatan ini menyangkut langsung kehidupan masyarakat. Jadi tidak bisa ditangani biasa-biasa saja, harus ada langkah konkret,” tegasnya.
Menurutnya, sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat Rote Ndao masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari produktivitas hingga kesejahteraan petani dan Nelayan . Karena itu, ia mendorong adanya kolaborasi nyata antara pemerintah, stakeholder, dan masyarakat.
Tak hanya itu, sektor kesehatan juga menjadi perhatian serius. Bupati mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, terutama sikap tenaga kesehatan dalam melayani masyarakat.
“Pelayanan harus cepat, maksimal, dan humanis. Ini yang terus kami dorong,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan menegaskan bahwa dialog dengan stakeholder bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya menyerap persoalan riil di lapangan.
Ia menyebut, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menjawab berbagai persoalan yang ada, khususnya di bidang pertanian dan kesehatan yang hingga kini masih menjadi keluhan masyarakat.
“Pemerintah tidak bisa kerja sendiri. Perlu kolaborasi semua pihak agar solusi yang diambil benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao pun berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.
Dialog ini diharapkan tidak berhenti pada diskusi semata, tetapi mampu melahirkan langkah nyata dalam menyelesaikan persoalan mendasar di daerah.
Bupati Paulus Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan berkomitmen agar kegiatan dialog ini akan dijadikan agenda tetap dalam tiga sekali dilaksanakan.
” Kegiatan ini mendapat respons positif semua pihak dan memberikan berbagai masukan dan solusi dalam rangka upaya bersama kita bangun Rote Ndao ” ujar Paulus.
Dialog Bupati dan Wakil Bupati bersama stakeholder pembangunan daerah dengan mengangkat isu isu aktual pembangunan daerah dihadiri oleh lebih dari duaratusan orang para pemangku kepentingan sebagai bagian dari refleksi perjalanan 24 tahun berdirinya Kabupaten Rote Ndao.
Hadir dalam kegiatan yang baru pertama kali digelar sejak lahirnya Kab Rote Ndao ini, mantan Wakil Bupati ketiga Jonas C. Lun,S.Pd, Mantan Wakil Bupati keempat Stef M. Saek,SE,M.Si, mantan Sekda Drs. Alfred H J. Zacharias, M.Si, Mantan Ketua DPRD Z. P. Manafe,SH, Anggota DPRD NTT Simson Polin, Anggota DPRD Kabupten Rote Ndao, Dirut Perumda, Dirut PD Ita Esa, Para Camat, Pimpinan Parpol, Tokoh Agama, Adat, Tokmas, kaum Disabilitas, tokoh Pemuda dan perempuan, kalangan pengusaha termasuk salah satu pengusaha asal Australia yang sudah 14 tahun berusaha dibidang pariwisata di Nembraka – Rote Ndao, Pers, OPD Lingkup Pemda Rote Ndao (Arkhimes)

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

