Syukuran Natal dan Tahun Baru 2025 Klasis Lobalain. “ Kelahiran Kristus di Betlehem menjadi Momen Perubahan”
PENA-EMAS.COM – Klasis Lobalain Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) melaksanakan Syukuran Natal dan Tahun Baru 2025 bersama seluruh Gereja dan Jemaat se – Klasis Lobalain.
Ibadah Syukuran dipusatkan di Gereja Bethania Ba,a. di Kelurahan Namodale – Kecamatan Lobalain – Kab. Rote Ndao. Rabu ( 15/01/2025 ) Pukul 18: 30 Wita
Acara ini semula direncanakan berlangsung di Stadion Bola kaki Christian Nehemia Dillak Rote Ndao namun karena cuaca hujan yang sejak kemarin hingga sore hari sehingga mendadak dialihkan ke Gedung Gereja Jemaat Bethania Ba,a.
Selain itu Ketua Sinode GMIT Pdt. Semuel Pandie,S.Th yang dijadwalkan hadir sekaligus sebagai pembicara dalam momentum tersebut tidak bisa hadir karena cuaca sehingga pesawat yang di gunakan ke Rote Ndao meskipun sudah mengudara namun terpaksa kembali ke Kupang
Hadir dalam acara ini dari jajaran Forkopimda: Polres, Kodim 1627, Danlanal dan OPD Lingkup Pemda Rote Ndao. selain itu sejumlah undangan dari Denominasi Gereja, MUI Rote Ndao, FKUB, BUMD, para Ketua Majelis Klasis (KMK) se- Rote Ndao, Ketua Majelis Jemaat Se- Klasis Lobalain,
Hadir Pula Anggota DPRD Propinsi NTT Simson Polin dan Istri Apremoi Dudelusy Dethan ( Walkil Bupati Rote Ndao Terpilih ), Sejumlah Anggota DPRD Kab. Rote Ndao, Tokoh Agama, Tokmas dan Undangan lainnya.
Syukuran Natal dan Tahun Baru 2025 tingkat Klasis Lobalain yang baru pertama kali dilaksanakan secara akbar ini dihadiri kurang lebih 1 500 orang Jemaat dari 20 Mata Jemaat se – klasis Lobalian, acara dimeriahkan dengan Fragmen / Drama dan Koor Paduan suara gabungan 300 orang.
“ Kelahiran Kristus di Betlehem menjadi Momen Perubahan” Demikian ucap Pdt Jois R. Tulle,M.Th dalam khotbah Natal Klasis Lobalain ini dengan dasar Firman Tuhan yang terpilih dari Lukas 2: 15 di bawah Thema: “ Marilah sekarang Kita Pergi Ke Betlehem “
Pdt Jois R. Tulle,M.Th. dalam uraian khotbah selanjutnya menjelaskan, Kota Betlehem menjadi tempat yang penuh dengan sejumlah masalah dan dosa. Masalah pertentangan antar sesama, masalah keluarga orangtua dan anak bahkan sebaliknya hingga masalah ketidakadilan. Karena masalah itulah Yesus lahir disana.
Penduduk Betlehem menjadi gambaran tempat kehidupan orang orang yang mati rasa dan tidak memiliki kasih sehingga tidak seorang pun ditempat itu yang mau menerima dan mau memberi tumpangan saat kondisi Yesus hendak dilahirkan.
Allah yang penuh Kasih turun dari kemuliaanNya dalam bayi Yesus Kristus, bayi yang lahir tanpa dosa, suci dan Kudus di Betlehem di kandang yang hina untuk membawah perubahan bagi Betlehem, seluruh umat dan kita yang dikasihi Allah.
Untuk itu, Kelahiran Yesus di Betlehem mejadi momen perubahan bagi kita semua. Kita arahkan hidup kita untuk kembali ke Betlehem. Semua yang ingin perubahan pergi ke Betlehem menemui Yesus. Cahaya ilahi dan sinar ilahi Yesus akan membawah perubahan dan mempersatukan kita untuk keluar dari masalah menuju perubahan.
Sementara Ketua Klasis Lobalain Pdt Mariana J.B.B. Nalle – Sirah,S.Th dalam sambutan dan penyampaian Suara Gembala. Ia mengatakan, Natal bukan sebatas perayaan karena perayaan Natal atas kelahiran Yesus di Betlehem terjadi itu membawa suka cita. Natal sebenarnya mengingatkan kembali kepada kita tentang bagaimana komittmen kita untuk mempengaruhi hidup semakin lebih baik
Natal tahun ini membawah kita kembali ke Betlehem. Betlehem itu penuh dengan sejumlah soal tetapi karena sejumlah soal itu Yesus lahir. Oleh karena itu, Persoalan tidak harus keluar dari Betlehem karena soal itu kita kembali ke Betlehem maka masalah itu selesai.
Pulang ke Betlehen Karena Yesus. Kembali kepada Yesus itu semua masalah selesai, diluar Yesus masalah takkan selesai. “ Betul Betlehem ada soal tetapi ketika kita kembali ke Betlehem karena ada Yesus. Masalah selesai “ Ujarnya.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




