KKP dan Pemda Rote Ndao Tanam Mangrove di Desa Baadale, Perkuat Komitmen Jaga Ekosistem Pesisir

Reporter: Ariyanto Tulle  
| Editor: Redaksi
IMG 20260816 WA0002

Rote Ndao PENA EMAS.COM– Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaksanakan aksi penanaman anakan mangrove di Desa Baadale, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga, memulihkan, dan melestarikan ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keberadaan hutan mangrove bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir.

Bacaan Lainnya

Aksi penanaman mangrove ini dihadiri Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ir.A.Koswara, M.P, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao Denison Moy, ST, jajaran Pejabat Kementerian KKP, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah, serta masyarakat Desa Baadale

IMG 20260816 WA0001

Bupati Rote Ndao dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir.

Menurutnya, penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan dan masa depan masyarakat pesisir.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan, A. Koswara, memberikan arahan terkait pentingnya menjaga ekosistem pesisir, khususnya mangrove, yang memiliki fungsi ekologis dan ekonomis bagi masyarakat.

Mangrove memiliki peran penting sebagai habitat berbagai jenis biota laut, tempat mencari makan dan berkembang biak, sekaligus membantu melindungi kawasan pesisir dari abrasi serta berbagai ancaman kerusakan lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, para pejabat pemerintah, perwakilan Kementerian KKP, unsur Forkopimda, perangkat daerah, dan masyarakat bersama-sama melakukan penanaman anakan mangrove pada titik-titik yang telah disiapkan.

Peserta terlebih dahulu mendapatkan arahan teknis mengenai tata cara penanaman. Bibit mangrove ditempatkan pada lubang yang telah disediakan, kemudian batang bibit diikat pada ajir menggunakan tali agar tetap tegak dan tidak mudah terlepas.

Penanaman dilakukan secara bersama-sama setelah seluruh peserta berada di lokasi yang telah ditentukan. Aksi tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir Rote Ndao.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari semangat “Kenali, Jaga, Lestarikan Pesisir bersama K-SIGN”, yang mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di kawasan pesisir.

Melalui aksi tersebut, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan Kementerian Kelautan dan Perikanan berharap anakan mangrove yang ditanam dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta memberikan manfaat ekologis bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Lebih dari itu, kegiatan penanaman mangrove di Desa Baadale diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat agar bersama-sama merawat kawasan pesisir dan menjadikannya sebagai warisan lingkungan bagi generasi mendatang.

Yang turut hadir dalam kegiatan Penanaman Mangrove Desa Baadale,. Kecamatan Lobalain,. Kabupaten Rote Ndao,. Propinsi NTT

– Bapak Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Kementerian Kelautan dan Perikanan;
– Bapak Bupati Rote Ndao;
– Bapak Wakil Bupati Rote Ndao;
– Bapak Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao;
– Bapak Direktur Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan, Kementerian Kelautan dan Perikanan;
– Bapak Direktur Jasa Bahari, Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan, Kementerian Kelautan dan Perikanan;
– Ibu Direktur Sumber Daya Kelautan, Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan, Kementerian Kelautan dan Perikanan;
– Bapak Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao;
– Bapak Kepala Pengadilan Negeri Kabupaten Rote Ndao;
– Bapak Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Rote Ndao;
– Bapak Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Rote Ndao;
– Bapak Komandan Distrik Militer 1627;
– Bapak Komandan Pangkalan TNI AL Pulau Rote;
– Bapak Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Rote Ndao;
– Bapak Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Rote Ndao;
– Bapak Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Rote Ndao;
– Bapak Kepala Balai Besar Produksi Garam Kupang;
– Bapak Kepala Balai Pengelolaan Kelautan Kupang;
– Bapak Direktur Program Kelautan Yayasan Konservasi Alam Nusantara;
– serta masyarakat Desa Baadale yang kami banggakan.

Pos terkait